Beranda / Berita / Shock! Harga Sapi Hidup Naik ke Rp59 Ribu/Kg—Efeknya Mulai Terasa di Pasar

Shock! Harga Sapi Hidup Naik ke Rp59 Ribu/Kg—Efeknya Mulai Terasa di Pasar

📅 23 Apr 2026 · 👁 13 views · ✍️ Tim Redaksi
Shock! Harga Sapi Hidup Naik ke Rp59 Ribu/Kg—Efeknya Mulai Terasa di Pasar

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengumumkan kenaikan Harga Acuan Pembelian (HAP) sapi hidup sebesar Rp1.000 per kilogram.

Dengan keputusan ini, HAP sapi hidup yang semula dipatok Rp 58.000 kini merangkak naik menjadi Rp 59.000 per kilogram. Zulhas mengungkapkan bahwa kebijakan ini merupakan imbas nyata dari ketegangan geopolitik dunia yang mengganggu jalur logistik global.


"Memang ini, walaupun jauh, ya, perangnya itu, geopolitik, tapi memang mempengaruhi transportasi. Oleh karena itu, juga beberapa pangan impor itu melakukan penyesuaian," ujar Zulhas usai memimpin rapat koordinasi di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (22/4/2026).


Kendati ada kenaikan di tingkat produsen, Zulhas menjamin bahwa lonjakan ini tidak akan mencekik konsumen di pasar ritel. Menurutnya, harga daging sapi di pasar saat ini masih terjaga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. "Masih berada di koridor harga eceran tertinggi. Misalnya di pasar harga sapi itu antara Rp 130-140 ribu per kilogram.


Masih dalam kisaran HET. Jadi itu masih tidak ada perubahan apapun," tegasnya. Namun, efek domino dari penyesuaian harga sapi ini mulai merembet ke komoditas lain, terutama daging kerbau. Zulhas mengakui adanya pergeseran konsumsi masyarakat yang memicu lonjakan permintaan daging alternatif tersebut.


"Sehingga permintaan daging kerbau itu meningkatnya luar biasa. Nah ini dari harga HET tertinggi Rp 80.000-an. Ini berubah menjadi harga HET Rp 90.000-an," pungkas pria yang akrab disapa Zulhas tersebut.


Sumber : Suara.com

Artikel Lainnya

Konsultasi